Operasi Giat Terpadu Tim Pendisiplinan Pencegahan Penularan Corona Virus Dease (Covid-19) di Kecamatan Kebumen, Kutowinangun dan Adimulyo

Operasi Giat Terpadu Tim Pendisiplinan Pencegahan Penularan Corona Virus Dease (Covid-19)  di Kecamatan Kebumen, Kutowinangun dan Adimulyo

Operasi Giat Terpadu Tim Pendisiplinan Pencegahan Penularan Corona Virus Dease (Covid-19) di Kecamatan Kebumen, Kutowinangun dan Adimulyo

Tim Pendisiplinan Pencegahan Penularan Corona Virus Dease (Covid-19) melaksanakan operasi giat terpadu penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sesuai Perbup No. 68 tahun 2020 yang dilaksanakan pada Jum;át (06/11). Sejumlah tempat menjadi sasaran dilaksanakannya operasi ini yakni beberapa tempat usaha di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Kebumen

 

Operasi berlangsung mulai pukul 08.00 sd selesai dengan melibatkan personel dari Satpol PP, Polres Kebumen, Kodim 0709, Dishub, Dinkes BPBD dan Tim pendisiplinan tingkat kecamatan. Hasil dari operasi tersebut 55 orang terjaring tidak memakai masker/menggunakan masker secara tidak benar dan 7 (tujuh) tempat usaha tidak menerapkan protokol kesehatan.

 

Di wilayah Kecamatan Kebumen, petugas menyasar Dealer ASTRA Honda di Jl. Kusuma Wonoyoso, Mataram Sakti (Dealer Yamaha) di Jl. Pahlawan 124, PT Nusantara Sakti di Jl. Pahlawan Kebumen, Sumber Baru Motor di Jl. A. Yani 75, Dealer Kawasaki Muncul Group di Jl. A. Yani, Nusantara Sakti di Jl. A. Yani 108, dan Muncul Bursa Motor, Jl. A. Yani 88.

 

Dari hasil pengecekan 7 (tujuh) tempat usaha yang didatangi Tim, terdapat beberapa ketentuan protokol kesehatan yang belum dipenuhi. Astra Honda tidak memasang himbauan 3 M, beberapa karyawan tidak menggunakan masker, tidak ada pengecekan suhu badan, physical distancing tidak diterapkan. Terhadap hal ini tim memberikan pembinaan dan teguran tertulis. Yamaha Mataram Sakti, tempat cuci tangan tidak representatif, tidak ada petugas yang mengecek suhu badan dan tidak terdapat himbauan 3 M, selanjutnya tim memberikan pembinaan dan teguran tertulis. PT Nusantara Sakti dan Sumber Baru Motor, beberapa karyawan tidak menggunakan masker, tidak ada himbauan 3 M, tidak ada prngukuran suhu tubuh, dan physical distancing, Terhadap hal ini tim memberikan pembinaan dan teguran tertulis. Di Kawasaki Muncul Group, Mataram Sakti, dan Muncul Bursa Motor, Tim mendapati belum ada pengecekan suhu tubuh, tempat cuci tangan yang kurang memadai, dan belum ada tulisan himbauan 3 M. Terhadap hal in tim memberikan pembinaan dan teguran tertulis. Dari ke 7 lokasi usaha yang didatangi oleh tim, semua mendapat teguran tertulis 1.
 


Pasar Tumenggungan juga menjadi tempat giat operasi Tim Pendisiplinan selain ketujuh tempat usaha di atas. Di pasar tersebut, petugas mendapati 26 orang pelanggar. Sembilan orang mendapat sanksi membaca Pancasila, 6 orang menyanyikan lagu wajib/kebangsaan dan 11 orang mendapat teguran lisan.

 

Di wilayah Kecamatan Kutowinangun, Tim melakukan pemeriksaan di Pasar Kutowinangun. Di tempat tersebut petugas mendapati 19 orang tidak memakai masker/menggunakan masker secara tidak benar. Tujuhbelas orang diberi sanksi teguran lisan, dua orang mendapat sanksi kerja sosial.

 

Di wilayah Kecamatan Adimulyo, petugas melakukan operasi di komplek pertokoan di sekitar Pasar Blekatuk (Alfamart, Apotek 99 Farma dll) dan komplek pertokoan di Desa Adikarto. Petugas mendapati 10 (sepuluh) orang tidak memakai masker/menggunakan masker secara tidak benar. Tiga orang mendapat sanksi mengucapkan Pancasila, 1 orang menyanyikan lagu wajib/kebangsaan, 5 orang mendapat teguran lisan dan 1 (satu) orang disuruh Push Up.

 

Pendisiplinan protokol COVID-19 di Kecamatan Adimulyo lebih banyak memberikaan monitoring ketersediaan sarana prasarana protokol Covid-19 pada para pedagang pasar dan komplek perokoan. Pengelola Pasar Blekatuk belum menyediakan alat pencuci tangan dan himbauan penggunaan masker bagi pengunjung. Tim telah koordinasi dengan Kasi Trantib Adimulyo untuk segera menghubungi pengurus pasar untuk menyediakan fasilitas alat cuci tangan. Tim juga memonitor dan memberi teguran langsung pada 15 pedagang di Adimulyo untuk menyediakan dan memperbaiki sarana prasarana protokol Covid-19. Para pengunjung maupun pedagang yang kedapatan tidak menggunakan masker didata dan diberikan hukuman disiplin. 

 

Secara keseluruhan kegiatan dilaksanakan dengan aman, tertib dan lancar.

Bagikan